Libur yang cukup panjang setelah melewati satu semester di kampus.
Tidur, makan, nonton dvd, browsing internet, dan pergi keluar rumah kadang dengan tanpa tujuan.
Well, aku nggak akan bercerita mengenai kuliah kok.
Libur yang panjang ini membuat bimbang harus apa dan kemana.
Disamping itu, jadwal anggota keluarga yang selalu crash membatalkan segala rencana liburan (kecuali jadwal Ibuku karena Ibu rumah tangga haha).
Setelah menimang-nimang, akhirnya terjadwallah dengan mendadak.
Memutuskan untuk pergi ke Yogyakarta, sekaligus berkunjung ke rumah mbah (yang hanya dikunjungi waktu lebaran). Walaupun setiap tahun kami selalu ke kota yang indah ini dan mungkin bisa sampai 2 kali selain waktu lebaran, entah kenapa, aku nggak pernah bosan dengan suasana Yogyakarta.
Suasana yang selalu membuat rindu. Padahal ya begitu-begitu saja.
Tapi suasananya itu......... nggak tau ya, bikin rindu aja.
Cukup 3 hari bertandang ke sana sebelum kembali ke rumah dan menghabiskan sisa waktu liburan di gubuk tercinta.
Bosan.
Liburan terlalu lama juga bikin bosan ternyata.
Dulu, setelah lulus SMA dan libur sebegitu panjangnya, aku ngapain aja ya?
Selain buka toko online itu, hmmmh.
Pernah terbesit niat selama liburan ini buka bisnis apa gitu.
Tapi nggak jalan-jalan karena udah buntu mau jadi apa.
Rasanya gemes pengen megang duit dari jerih payah sendiri meskipun nggak seberapa.
Teringat waktu aku masih SMP, sekitar tahun 2008.
Aku dan beberapa orang teman membuka bisnis dibidang....... software, game, lagu-lagu, dan semacamnya.
Dari situ kita meraup banyaaaaaaak banget uang. Entah kenapa kok laku, mungkin karena jaman dulu belum jamannya download?
Dilanjutkan dengan jualan tugas. Bisnis ini juga sangat menjanjikan. Bahkan sampai sekarang pun aku masih ingat. Dulu sebelum aku lulusan, mungkin ini tugas akhir, kami diminta membuat teks pidato.
Beruntung sekali di rumah ada buku kumpulan contoh-contoh pidato. Wah, ladang yang bagus.
Mulailah, kita jualan tugas pidato. Tinggal copy paste. Satu pidato seharga sekitar 20 ribu-an, belum termasuk jasa print. Waaaah, begitu menggiurkan. Tapi untuk sekarang, jualan software dan tugas itu sudah nggak usum ya. Bisa diketawain hahaha. Semua sudah bisa download sendiri, tugas juga ah tugas kuliah, tugas punya sendiri saja malas ngerjain apalagi ngerjain tugas teman.
Sampai akhirnya liburan tinggal 11 hari lagi rutinitas liburan gini-gini saja.
Sempat diomelin gara-gara tidur mulu. Akhirnya mulailah belajar masak, dan sebagainya.
Yang biasanya browsing internet hanya buka-buka social media, sekarang mulai merambah ke tutorial-tutorial, info-info, dan lain-lain.
How? How about your holiday, guys? Semenarik apakah untuk dibagi? Atau malah se-membosankan apakah untuk diceritakan?
Tapi suasananya itu......... nggak tau ya, bikin rindu aja.
Cukup 3 hari bertandang ke sana sebelum kembali ke rumah dan menghabiskan sisa waktu liburan di gubuk tercinta.
Bosan.
Liburan terlalu lama juga bikin bosan ternyata.
Dulu, setelah lulus SMA dan libur sebegitu panjangnya, aku ngapain aja ya?
Selain buka toko online itu, hmmmh.
Pernah terbesit niat selama liburan ini buka bisnis apa gitu.
Tapi nggak jalan-jalan karena udah buntu mau jadi apa.
Rasanya gemes pengen megang duit dari jerih payah sendiri meskipun nggak seberapa.
Teringat waktu aku masih SMP, sekitar tahun 2008.
Aku dan beberapa orang teman membuka bisnis dibidang....... software, game, lagu-lagu, dan semacamnya.
Dari situ kita meraup banyaaaaaaak banget uang. Entah kenapa kok laku, mungkin karena jaman dulu belum jamannya download?
Dilanjutkan dengan jualan tugas. Bisnis ini juga sangat menjanjikan. Bahkan sampai sekarang pun aku masih ingat. Dulu sebelum aku lulusan, mungkin ini tugas akhir, kami diminta membuat teks pidato.
Beruntung sekali di rumah ada buku kumpulan contoh-contoh pidato. Wah, ladang yang bagus.
Mulailah, kita jualan tugas pidato. Tinggal copy paste. Satu pidato seharga sekitar 20 ribu-an, belum termasuk jasa print. Waaaah, begitu menggiurkan. Tapi untuk sekarang, jualan software dan tugas itu sudah nggak usum ya. Bisa diketawain hahaha. Semua sudah bisa download sendiri, tugas juga ah tugas kuliah, tugas punya sendiri saja malas ngerjain apalagi ngerjain tugas teman.
Sampai akhirnya liburan tinggal 11 hari lagi rutinitas liburan gini-gini saja.
Sempat diomelin gara-gara tidur mulu. Akhirnya mulailah belajar masak, dan sebagainya.
Yang biasanya browsing internet hanya buka-buka social media, sekarang mulai merambah ke tutorial-tutorial, info-info, dan lain-lain.
How? How about your holiday, guys? Semenarik apakah untuk dibagi? Atau malah se-membosankan apakah untuk diceritakan?
Malam memang selalu gelap. Tapi malam kemarin, hari ini, dan esok, tentu akan berbeda.
Sama seperti aku. Aku yang selalu berubah tiap harinya, tiap menitnya, bahkan tiap detiknya.
Aku yang dulu bukan aku yang sekarang, dan aku di hari esok tentu bukan aku yang sekarang.
Seperti ada yang harus aku ungkapkan tapi aku nggak bisa.
Aku nggak jago bercerita, apalagi tentang perasaanku.
Mungkin itu salah satu sebab kenapa dari dulu aku nggak bisa curhat.
Ketika temen-temen pada curhat mengenai ini itu, aku cuma bisa menjadi listener dan.... ya, hanya mendengarkan. Aku pun udah bosen sebenernya bilang 'sabar ya' tapi, ya, sebenernya mereka hanya butuh mengungkapkan. Bukan masalah besar kalau aku nggak bisa memberi solusi yang tepat, ya nggak? Yang pasti mereka tahu aku mendengarkan mereka dan rasa nyesek mereka agak sedikit mereda.
Mungkin.
Tiba-tiba aku teringat sms salah satu temen yang menebak kalo aku ini suka memendam sesuatu.
Memang, nggak tau kenapa. Rasanya sesuatu itu lebih baik hanya kita sendiri yang tau.
Walaupun suatu saat aku pasti butuh solusi. Tapi aku sendiri nggak tau, aku nggak suka curhat dan nggak bisa. Kecuali ada yang nanya. Baru terjawab dan itupun terseleksi.
Mungkin itu yang bikin aku sering buntu. BUNTU.
Kalo aku denger lagu ini, buntuku ilang. Tapi malah jadi sedih. But this piano instrument is recommended to be listened ;)
Setelah sekian sepersekian hari nggak nulis, akhirnya sekarang nulis juga.
Alhamdulillah sekaarng udah dipenghujung bulan Januari dan so far sebulan ini membahagiakan.
Beberapa hari yang lalu, aku sekeluarga pergi ke luar kota.
Karena kita naik mobil sendiri, jadi mandeg-mandeg gitu, makan dan solat.
Separuh perjalanan mungkin ada, tiba-tiba ada anak-anak yang keliatannya seumuran SMA.
Mereka naik motor, ngebut. Ini ceritanya sudah ada di luar kota dan mereka jelas dari Surabaya karena plat motornya L. Hal ini memicu pembicaraan yang........
"Wah wah... anak-anak masih kecil gitu yaa keluar kota ngebut-ngebut naik motor."
"Orang tuanya nggak khawatir ta."
"Kok dibolehin ya.... Ato jangan-jangan orang tuanya nggak tau..."
Bisa saja. Banyak sekali kemungkinan kok. Then....
"Mungkin iya orang tuanya nggak tau. Dan mungkin kalo Bella Della kuliah misal di Jogja gitu, trus naik motor keluar kota kaya gitu, ya Ibu Bapak nggak akan tau."
Tiba-tiba pembicaraan menjadi serius.
"Kalo kamu ya nggak boleh kaya gitu ya. Anak kan titipan dari Allah. Selama kamu masih tinggal sama bapak ibu, yaa bapak ibu harus njaga kamu. Karena nanti ada pertanggungjawabannya. Setelah kamu sudah nggak tinggal sama bapak ibu, ya nanti jadi tanggung jawab suaminya. Itu perempuan...."
Setelah itu ibu cerita mengenai masa lalu nya dulu tentang temen-temennya dengan berbagai macam begron.
Yaudah, intinya.......
Apapun yang dikatakan orang tua insyaAllah baik buat kita. Meskipun kadang bukan yang kita inginkan.
Salam manis untuk teman-teman terkasih, baik teman masa sekolah dulu maupun teman di perkuliahan...
Terlalu cepat mungkin untuk aku mem-versus-kan high school dan college karena memang baru 1 semester jadi mahasiswa. Aku nggak akan menyimpulkan terlalu dini. Aku cuma mau berbagi mengenai perasaan dan pikiranku selama berapa bulan ini mengenai dunia SMA dan dunia kuliah.
"Masa-masa SMA itu emang masa yang tak terlupakan..."
Memang, ya memang benar.
Menurutku, tapi bisa jadi tidak bagi beberapa.
Awal masuk kuliah, adaptasi mulai dari temen-temen baru, suasana baru, pengajar baru, tempat baru, pelajaran baru.
Dari yang dulunya pake seragam, sekarang pake baju bebas.
Dari yang dulunya masuknya selalu pagi sampe sore, sekarang random.
Dari yang dulu gurunya suka ngomel, sekarang dosennya cuek-cuek heu.
Dari yang dulunya ulangan tiap selese bab baru, sekarang cuma sekali se-semester.
Dari yang dulunya seharian di sekolah ama temen, sekarang cuma beberapa jam.
Dari yang dulunya pelajarannya ya harus itu, sekarang bisa milih-milih toh.
Dan masih banyak "dari yang dulunya..... sekarang....." lainnya.
Yang paling terasa itu........... masalah temen.
Jaman SMA dulu, waktu tuh berasa habis di sekolah. Dari pagi sampe sore.
Ketemunya ya sama temen-temen yang itu.
Main di kelas sampe ditegur gara-gara ketauan via cctv lah, nobar film-film geje lah, ritual pake obat-obat tradisional, dan......... curhat.
Nggak tau kenapa, masa SMA emang bikin kita sama temen berasa amplop sama perangko.
Kemana-manaaaaaaaa bareng.
Kalo sekarang, emmmm..... paling ngantin sama jalan-jalan aja yang bareng-bareng.
Tapi pasti ada masanya kita jadi individualis, berasa liberal -_-
Ah, pokoknya beda.
dan,
nothin' i could say selain....
I MISS Y'ALL
Sekolah, temen-temen sekolah, suasana sekolah, segalanya tentang sekolah.
Sumpah, aku rindu kalian dan apa yang kita lakukan (dahulu) :')